Kamis, 02 Juni 2022

KONEKSI ANTAR MATERI

KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA

  Pada kesempatan ini saya ingin berbagi tentang Kesimpulan dan Refleksi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang Pendidikan. Kesimpulan dan Refleksi ini saya dapatkan setelah mengikuti kegiatan pendidikan guru penggerak modul 1.1 ada banyak hal yang saya dapat di antaranya sebagai berikut.

 

Asas Pendidikan Menurut Ki Hadjar Dewantara. 

Menurut Ki Hadjar Dewantara Pendidikan dan Pengajaran merupakan dua hal yang berbeda. Pengajaran (onderwijs) adalah bagian dari pendidikan, pengajaran adalah sebuah proses, yakni proses pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin. Sedangkan pendidikan (opvoeding) adalah tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat.

Jadi menurut Ki Hadjar Dewantara, pendidikan dan pengajaran merupakan usaha persiapan dan persediaan untuk segala kepentingan hidup manusia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya dalam arti yang seluas-luasnya. 

    Pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara juga merupakan tempat persemaian benih-benih kebudayaan dalam masyarakat, jadi dengan demikian pendidikan adalah pondasi dasar untuk membangun suatu kebudayaan atau peradaban atau dengan kata lain untuk menghasilkan insan-insan yang berbudaya atau beradab pendidikan adalah kunci utamanya. Pendidikan menjadi tempat utama untuk  berlatih dan menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan yang harus diteruskan dan diwariskan dari generasi kegenerasi.

 

Dasar Pendidikan Menurut Ki Hadjar Dewantara

  • Tuntunan  

Berdasarkan pemaparan pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara tujuan pendidikan adalah menuntun tumbuh atau hidupnya kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar dapat memperbaiki lakunya (bukan dasarnya). Dalam menuntun laku dan pertumbuhan kodrat anak Ki Hadjar Dewantara mengianalogikan pendidik sebagai seorang petani atau tukang kebun dan anak-anak adalah benihnya. Petani yang baik akan menanam benihnya di tempat yang tepat dan diberi perawatan yang baik. Dengan tangan dingin petani benih itu akan tumbuh dengan baik sekalipun itu bukan benih yang baik.  Dan begitu pun sebaliknya jikalau benih itu merupakan benih berkualitas unggul tetapi jika tidak ditanam di tempat yang tepat dengan perawatan yang maksimal maka benih itu akan tumbuh dengan tidak optimal. Dari analogi tersebut kita pendidik diingatkan bahwa pendidik hanya menuntun anak-anak mencapai kekuatan kodratnya tanpa mengubah kodratnya, dengan tuntunan yang tepat kita akan menjadikan anak-anak bertumbuh secara optimal dalam membangun peradabannya.

   Dalam menuntun anak untuk mencapai kekuatan kodratnya anak diberikan kebebasan, namun demikian kebebasan yang diberikan tidak boleh dilepas begitu saja oleh pendidik. Pendidik harus tetap memberikan arahan kepada anak agar anak-anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya. seorang pendidik dapat memberikan tuntunan kepada anak untuk menemukan kemerdekaannya dalam belajar. Dalam menuntun anak-anak pendidik harus tetap terbuka dan waspada terhadap perubahan-perubahan yang ada

  •  Kodrat Alam dan Zaman 

Selain itu filosofi pendidikan yang lain yang disampaikan oleh Ki Hajar Dewantara yang perlu saya terapkan di dalam melaksanakan pembelajaran yaitu "Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani". Sebagai seorang guru kita harus selalu memberikan teladan, membangun semangat, dan juga memberikan dorongan kepada siswa kita, agar siswa kita dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan kodrat dan potensi yang dimiliki.   

Ki Hadjar Dewantara menjelaskan bahwa pendidikan itu berkaitan dengan kekuatan kodrat alam (sifat dan bentuk lingkungan tempat anak berada) dan kodrat jaman (isi dan irama) dan pendidik harus mendidik anak  dengan cara yang sesuai dengan dengan tuntutan alam dan zamannya sendiri. Dengan demikian dalam mendidik anak seiring perkembangan zaman pendidik harus tetap menuntun anak pada nilai-nilai kemanusiaan. 

  •  Budi Pekerti 

  Menurut Ki Hadjar Dewantara Budi Pekerti atau Karakter adalah perpaduan  antara gerak pikiran, perasaan, dan kehendak atau kemauan sehingga menghasilkan tenaga. Budi Pekerti juga diartikan sebagai perpaduan antara cipta (kognitif) dan karsa (afektif) sehingga menciptakan karya (psikomotorik) . Tempat utama dan terbaik untuk membangun pendidikan budi pekerti adalah keluarga.

  •  Bermain

  Dalam mendidik anak-anak Ki Hadjar Dewantara menerapkan metode kaki Among Nini Among atau dikenal juga dengan metode Among  Siswa. Metode pendidikan ini adalah metode permainan yang dijadikan sebagai alat pendidikan. 

  • Pendidikan Berpihak pada Anak 

  Pendidikan harus berpihak kepada anak, menghargai keberagaman dan keunikan masing-masing anak, bebas dari ikatan, dan dengan hati suci menuntun anak untuk menemukan kemerdekaan belajar

  Setelah saya mempelajari pemikiran-pemikiran pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara di atas saya pun bertanya kepada diri saya sendiri sudahkah anak-anak didik saya merdeka belajar? Apa yang saya percaya tentang anak didik saya sebelum mempelajari pemikiran Ki Hadjar Dewantara? dan apa yang berubah  setelah mempelajari modul ini?

   Sebelum saya mempelajari dasar pendidikan ini, saya mempercayai filosofi tabula rasa yang dikemukakan oleh John Locke bahwa anak- anak adalah ibarat kertas putih kosong, dan saya memiliki kebebasan untuk mengisinya dengan ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya sesuai tuntutan kurikulum, tanpa memperhatikan apakah yang saya tuliskan di kertas kosong itu sudah bermakna bagi anak tersebut, Seringkali dalam pembelajaran saya menerapkan metode dan strategi pembelajaran yang menurut saya bagus sesuai tuntutan, tanpa memikirkan apakah strategi yang saya terapkan itu sudah memfasilitasi kemerdekaan belajar anak. Saya pun mengabaikan kesepakatan kelas, yang pada akhirnya berujung pada hukuman yang tidak jelas pada saat siswa melakukan hal yang dianggap suatu pelanggaran saat pembelajaran berlangsung. 

    Namun setelah mempelajari dasar pemikiran pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara ternyata saya menyadari bahwa anak bukanlah kertas putih kosong yang dapat kita isi sesuai dengan kehendak dan ego kita, melainkan kertas putih yang telah terisi tulisan buram di dalamnya, tugas saya sebagai pendidik adalah menebalkan tulisan-tulisan itu agar menjadi semakin jelas. Tulisan yang mengarah ke hal-hal positif harus diperjelas, sedangkan hal-hal yang mungkin negatif dibiarkan tetap buram bahkan jikalau memungkinkan sebaiknya dihilangkan. Hal ini berarti, bahwa guru sebagai pendidik harus memunculkan segala potensi bakat dan minat yang ada pada diri anak sebagai kekuatan kodratnya yang diberikan sejak lahir. Kita harus menuntun anak sesuai kodrat alam dan zamannya sejak lahir bukan mengubahnya.

Selain itu berdasarkan konsep pendidikan menurut  Ki Hajdar Dewantara kita dalam mendidik harus memandang pada keberagaman dan keunikan dari masing-masing anak didik, melaksanakan pembelajaran yang berpihak kepada anak sehingga anak menemukan kemerdekaannya dalam belajar. Kesepakatan kelas menjadi satu bagian penting dalam upaya melaksanakan pendidikan yang memerdekakan. 

        Adapun proses pembelajaran dan suasana kelas yang mencerminkan pemikiran Ki Hadjar Dewantara secara konkret yang telah saya terapkan baru terbatas pada kebebasan dalam menentukan pengerjaan tugas yang sesuai dengan potensi masing-masing siswa, namun itu pun belum  konsisten, ke depannya  hal yang dapat saya terapkan dengan lebih baik di kelas, dimulai dari tahap awal, yaitu membuat rancangan assesment diagnostik awal untuk membuat pemetaan akan potensi siswa.




 

Yang kedua akan membuat perencanaan pembelajaran yang sesuai dengan hasil asessment yang diberikan, Yang ketiga akan melaksanakan pembelajaran sesuai rancangan. Keempat memberikan variasi asessment yang sesuai dengan potensi siswa, dan tidak lupa membuat kesepakatan kelas dan rancangan permainan dalam pembelajaran. Selain dari pada itu saya juga menerapkan pembelajaran dengan melibatkan anak sebagai tutor teman sebaya dengan model pembelajaran Project based learning juga dengan metode flipped classroom, tampa meninggalkan kebiasaan 5S (Sapa, Senyum, Salam, Sopan dan Santun)







 


KESIMPULAN:

Pendidikan merupakan tuntunan yang diberikan kepada segala kodrat yang ada pada anak agar anak tersebut dapat mencapai Keselamatan dan Kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai individu maupun sebagai anggota dalam masyarakat.

Sabtu, 17 Oktober 2020

KISAH SERABI TARUMBEL (Serba-Serbi Seputar Rumah Belajar)

Kisah dibalik wajah manis dan selalu menebar senyum... banyak hal-hal yang buat jantungan selama mengikuti kegiatan coaching, tapi setelah semua berakhir.... duh lega banget. mau tau apa aja buat jantungan.... yuk kita berkelana dari bahasa visual berikut ini πŸ˜‰


Bagian saat mengikuti kegiatan Coaching dulu ya.....















kereeen kan....πŸ‘† macam iye...je profesional.πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ

ini sedikitlah.... mendebarkan...πŸ‘‡πŸ˜”
tapi sebelum itu kita tengok dulu jadwal kegiatan Coaching buat Provinsi Riau ya....




Nah..... mau tau apa yang mendebarkan yang membuat jantung tidak tentu detaknya....
eng...ing...eng.... Beredarnya pesan di WA dan Facebook, Informasi iniπŸ‘‡. whaaaat...😱 Jadwal Pemadaman Listrik....

------------------------------------------------------------------------------------------------
PT PLN (PERSERO) UIW RIAU DAN KEPULAUAN RIAU
UP3 DUMAI – ULP DUMAI KOTA

PENGUMUMAN MANAJER
PT PLN (PERSERO) UP3 DUMAI ULP DUMAI KOTA
0265 /DIS.02.01/B10010400/2020
0266 /DIS.02.01/ B10010400/2020


INFORMASI / HIMBAUAN
Kepada Pelanggan PLN yang terhormat,
Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kami dan mengantisipasi terjadinya gangguan yang lebih besar, maka dengan ini kami sampaikan akan dilaksanakan pekerjaan pemeliharaan / perbaikan Jaringan Listrik Tegangan Menengah. Sehubungan dengan hal tersebut, maka kami informasikan akan terjadi padam aliran listrik PLN, dengan jadwal sebagai berikut :

HARI / TANGGAL 
Senin

05 Oktober 2020

09.00 s/d 12 .00 Wib


PEKERJAAN:

Pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah

Lokasi
Jl.Daeng Tongek, Jl.Dermaga, Jl. Dr. Wahidin, Jl.Parit Sadak 1 dan 2, Jl.Parit Pisang Mas, Jl. B.Merawan, jl. Bandes, Jl.Raja Ali Haji, Jl.Kelapa 3, Jl.Bangsal Aceh, Jl.Sukajadi, Jl.Sukabumi, Jl.Lubuk Gaung, Jl.Penerbit, Jl.Pembangunan, Jl.Rejosari, Jl.Bunga, Jl.Mampu Jaya, Jl.Pelajar, Jl.Basilam Baru/Kaplingan, Jl. Bulu Ala, Jl. Batu Teritip

HARI / TANGGAL 
Selasa

06 Oktober 2020

09.00 s/d 12 .00 Wib


PEKERJAAN:

Pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah


Lokasi

Jl. Beringin Patra, Jl. Tegalega, BTN, Rawasari, JL. Marlan Jaya, Jl. Tunas Muda, Jl. Melayu, Jl. Budi Utomo, Jl. Bukit Datuk Lama, Jl. STM Negeri

Jl. Budi Kemuliaan, Jl. Sukajadi,  Jl. Merak, Jl.Cempedak, Jl.Belimbing, Jl.Jeruk, Jl.Semangka, Jl.Mangga.

Jl.Ombak, Jl.Anggur, Jl.Listrik, Jl.Rambutan, Jl. B. Datuk Lama, Jl. G. Merapi, Jl. Caltex Lama, Jl. G. Louser, Jl. Pulau Payung, Jl. P. Mampu

Jadwal dan waktu Manajemen Beban dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi teknis rencana pemeliharaan.  Atas terganggunya kelancaran pasokan listrik, kami mohon maaf dan harap maklum kepada seluruh Pelanggan PLN

Ttd
Manager


------------------------------------------------------------------------------


Otomatis... jaringan wifi pasti mati😭😭😭.

ok terpaksa siapkan, berpikir positif dan bersyukur di kabari. Terima Kasih ya... Maneger PT. PLN😍 jadi bisa siap-siap deh.
Persiapan cas Android, Laptop sampai dua buah, terpaksa pinjam punya yayang bebeb, alias beliau tak bawa laptoplah satu hari tu😊 sampai stand by beli paket internet

 
kok banyak amat.... bukan sok kaya ya... hari itu bukan hanya kegiatan Coaching membutuhkan paket internet tapi waktunya bersamaan dengan jadwal Mata Pelajaran saya Ujian Tengah Semester secara Online... Live pula. bawak πŸ˜ŠπŸ˜€ aja






Sambil-sambil dengan kondisi genting, tapi hari pertama Selesai, Cabaran apa lagi hari berikutnya..........

Tidak ada Pemadaman Arus Listrik... santai.... tapi...... 

Jaringa wi-fi PUTUS 😀

Dalam Hati... ya ALLAH Kuat cobaan mengikuti PembaTIK ini, tapi hamba bermohon semoga ini mendatangkan berkah bagiku dan bagi orang banyak disekitarku. aaaamiiin..

belum lagi kepo urusan ema-emak, pokoknya ini jadi cerita seru, seram dan lucu.
Sempat protes warga rumah, Habislah.... tenbok umah aku..πŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ 




tapi.... ada yang buat greget ni, macam waktu pacaran, saat menanti wakuncar, tapi yang di tunggu-tunggu bukan pacar, soalnya pacar udah jadi yayang bebeb alias suami 😍 melainkan paket sovenir dari Pusdatin Kemendikbud buat peserta yang lulus di level 4 saja, pas dapat kabar paket ibu ada di expedisi ..... tak legah lagi, padahal hujan lebat, terpaksa rayuan pulau kelape lah minta suami antarkan ke kantor expedisi itu nak jemput yang di nanti-nanti tu, ape kate laki, " Tak Bisa Besok ke...."?  awak macam anak kecil minta mainan di toko.... πŸ™ˆ akhirnya....
tara....... paket langsung di exsekusi







Terima Kasih Pusdatin Kemendikbud, Love Rumah Belajar...πŸ’–πŸ˜πŸ˜˜



























MATERI INTERAKTIF TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER






Materi ini disusun secara Interaktif yang bisa bapak/ibu buka di Laptop/PC, Android dan Tablet, Sumber Materi salah satunya di ambil dari Fitur Sumber Belajar di Portal Rumah Belajar dengan alamat Url: https://belajar.kemdikbud.go.id/

Untuk membantu Pembelajaran dengan Materi Topologi Jaringan Komputer dan apa saja kelebihan dan kekurangan dari masing-masing Topologi Jaringan Komputer sesuai dengan Jenis-jenisnya.

Materi bisa bapak/ibu Buka di Link Berikut ini:  https://sites.google.com/view/topologi-jaringankomputer/video-pembelajaran


Jumat, 16 Oktober 2020

LAPORAN TATAP MAYA (TUGAS AKHIR PEMBATIK LEVEL 4)

Kegiatan Tatap Maya Dilakukan Sebanyak 6 (enam Kali) menggunakan Aplikasi Konferensi Video yang dilaksanakan selama Sepekan Mulai Tanggal 08 Oktober 2020 sampai 15 Oktober 2020. Terima Kasih Atas Pasrtisipasi dan Dukungan Semua Pihak atas Terlaksananya Kegiatan Tatap Maya ini dengan Tema Inovasi Pembelajaran dan Pemanfaatan Rumah Belajar beserta Produk-produk Pusdatin Kemendikbud Lainnya. 

Materi Tatap Maya: http://bit.ly/MATERI_TATAPMAYA

Laporan Lengkap Kegiatan Tatap Maya πŸ‘‡


TESTIMONI PENGGUNA PORTAL RUMAH BELAJAR

Dari Sahabat Guru dan Peserta Didik.


Dari Bu Rahmi Yuli, S.Pd

Assalamualaikum,wr,wb Saya Rahmi Yuli,S.Pd Guru Tata Busana SMKN 1 Dumai,Provinsi Riau. Pandemi Covid 19 yang mewabah di dunia,termasuk negara kita Indonesia, yang telah menyebabkan terganggu nya proses belajar mengajar di sekolah.Perpanajangan masa darurat Covid 19 membuat waktu belajar dari rumah bagi peserta didik semakin bertambah. Konsekuensi nya guru perlu mendesain pembelajaran jarak jauh yang variative dan tidak membosankan.Guru dapat memanfaatkan beberapa aplikasi pembelajaran.

 Alhamdulillah beberapa waktu lalu ,saya di perkenalkan dengan Portal Rumah Belajar oleh Sahabat Rumah Belajar (SRB) dari Provinsi Riau yaitu Ibu Desrusnahwaty Saputri,S.Pd. Beliau menjelaskan fitur fitur yang terdapat dalam portal Rumah Belajar yang terdiri dari fitur utama,yaitu Sumber Belajar, Kelas Digital, Laboratorium maya, Bank Soal,serta fitur lainnya. Setelah mendapatkan penjelasan tersebut, saya coba berselancar pada Portal Rumah Belajar tersebut. Saya juga seorang ibu dari anak saya yang sulung, yang duduk di bangku SMP, kebetulan dia mendapatkan tugas menyimak video tentang pembelajaran bilangan bulat, saya mencari konten video pada rumah belajar, dan sangat membantu sekali dalam proses belajar anak saya. Terima Kasih Buk Desrusnahwaty Saputri,S.Pd Terima kasih Rumah Belajar Dengan Rumah Belajar, belajar dimana saja, kapan saja dengan siapa saja.


Dari Bu Diana Gustina, ST. (Guru SMKN 1 Dumai)



Berikut Testimoni dari Peserta didik SMKN 1 Dumai.



KOORDINASI PERSIAPAN KEGIATAN TATAP MAYA

DUKUNGAN KEGIATAN PEMBATIK LEVEL 4 


Kegiatan PembaTIK Level 4 (Berbagi) adalah Bagaimana masyarakat, siswa dan guru bisa bersentuhan dengan Portal Rumah Belajar dan Produk-produk Pusdatin Kemendikbud. Disinilah selama saya menjadi Sahabat Rumah Belajar saya banyak  perubahan yang saya rasakan terutama bagaimana cara kita dapat berkomunikasi dengan baik dengan Komunikan kita. Tidak ada pengalaman berorganisasi dan sering deg deg kan menghadapi orang lain tentunya bukan di depan peserta didik, tapi lebih lagi menghadapi Pejabat-pejabat dalam hal berkoordinasi dalam mengsosialisasikan manfaat rumah belajar sementara di lingkungan Tenaga pendidik. disin saya belajar dan PembaTIK tidak dilepas begitu saja, banyak sekali bantuan dari rekan-rekan Sahabat Rumah Belajar (SRB) dan Duta Rumah Belajar (DRB) yang membantu dan kami PembaTIK juga dibekali Modul tentang," KOMUNIKASI EFEKTIF" yakni Modul 15 sangat membantu sekali dalam kegiatan Meminta dukungan dari Kepala Dinas pendidikan, agar Kegiatan ini terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuannya.

Alhamdulillah  Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Provinsi Riau  Bapak Drs.SARWONO, M.Pd Merespon Sangat Luar Biasa Baik dan memberikan Dukungan Sepenuhnya untuk saya melakukan Diseminasi Kepada Tenaga Pendidik Kota Dumai walaupun bertahap, Untuk sementara ke Tingkat SMP/MTS dulu semoga kedepannya dapat merambah ke Tingkat PAUD/TK dan SD.


Koordinasi dengan Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai. Riau





Koordinasi dengan Ibu Kabid. SMP tentang Strategi Pelaksanaan Kegiatan




Ucapan Terima Kasih Yang sebesar-besarnya atas Dukungan dari:
  1. Kepala Sekolah tempat saya bertugas yakni Bapak Kepala SMKN 1 Dumai, Bapak Drs. DIAN DINI yang sangat luar biasa membebaskan kami guru-guru untuk berinovasi dan berkreatifitas walau masih di masa Pandemi COVID-19.
  2. Ketua MKKS SMP/MTS Se-Kota Dumai, Bapak ANDI EFFENDI, S.Si  
  3. Ketua Komunitas Guru Dumai Belajo Bapak RUDI CANDRA,M.Pd 
  4. Beberapa Ketua MGMP Tingkat SMP dan SMK Se-Kota Dumai
  5. Komunitas Guru Riau Begeliga.


Dukungan Ketua MKKS SMP/MTS Se-Kota Dumai


VLOG TUGAS AKHIR PEMBATIK LEVEL 4 (BERBAGI)

Vlog Membuat Media Jaringan dengan Kabel UTP dengan Memanfaatkan Fitur Sumber Belajar di Portal Rumah Belajar.

Alhamdulillah.... telah sampai di penghujung kegiatan di PembaTIK Level 4 ini, ini adalah karya sederhana saya bersama peserta didik hebat saya di SMKN 1 Dumai, Provinsi Riau. Luar biasa Portal Rumah Belajar memberikan saya inspirasi dalam menemukan Inovasi Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 ini. Semoga Karya Sederhana ini bisa bermanfaat bagi kita semua, Semogah Berkah.

Oh ya, Jika Bapak/Ibu Guru Hebat ingin seperti saya bisa memanfaatkan Sumber Belajar di Portal Rumah Belajar seperti di Vlog saya, Cukup Klik: https://belajar.kemdikbud.go.id/ bapak/Ibu bisa Puas memanfaatkan semua fitur-fitir yang ada di rumah belajar ada Fitur Utama ( Sumber Belajar; Kelas Maya; Laboratorium Maya: Bank Soal) dan ada Fitur-fitur Pendukung (Peta Budaya; Karya Bahasa dan Satra; Jelajah Angkasa; Buku Sekolah Elektronik; Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan; Edugame) serta ada banyak lagi Sumber belajar lainnya milik Pusdatin Kemendikbud diantaranya ada Radio Edukasi, TV Edukasi, Suara Edukasi dan banyak lagi. Pokoknya Semua yang bapak/ibu Butuhkan ada di PORTAL RUMAH BELAJAR. 


Terima Kasih Rumah Belajar.... Belajar Dimana Saja, Kapan Saja, Dengan Siapa saja.

Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia


#MerdekaBelajar #NadiemMakarim #PembaTIK2020 #pembatiklevel4 #RumahBelajar #tributetohendriwidiatmoko #guruberbagi #gurupenggerak